laza4d
LIVEBiru lapis lazuli bukan tanda bahwa batu ini tersusun dari satu mineral saja. Lazuardi adalah batuan metamorf dengan lazurit sebagai unsur utama, sekitar 25β40 persen. Kalsit, sodalit, dan pirit juga lazim menjadi bagian penyusunnya. [1] Campuran inilah yang membuat corak batu layak dibaca bersama warna birunya.
Mineral di balik warna biru
Warna biru yang mencolok disebabkan oleh ion radikal trisulfur (S3β) di dalam kristal. Lazurit merupakan mineral silikat feldspathoid, sedangkan sodalitβmineral lain yang dapat hadir dalam lapis lazuliβjuga berwarna biru. [1] Jadi, tampilan biru batu ini berkaitan dengan susunan mineralnya, bukan sekadar satu rona yang berdiri sendiri.
Putih dan kuning metalik dalam coraknya
Kalsit memberi unsur putih, sementara pirit berwarna kuning metalik. [1] Jika mineral-mineral itu tampak bersama lazurit, satu cuplikan lapis lazuli dapat memperlihatkan perpaduan biru, putih, dan kuning metalik. Coraknya pun tidak harus berupa bidang biru yang seragam.
Komposisinya bisa lebih beragam lagi: beberapa cuplikan juga mengandung augit, diopsida, enstatit, dan mika. [1] Karena itu, variasi tampilan lapis lazuli bukan hanya soal seberapa kuat warna birunya, tetapi juga mineral apa saja yang hadir dalam batu tersebut.
Mengenali lapis lazuli dari perpaduannya
Untuk mengenali cirinya di antara batu-batu berwarna biru, jangan terpaku pada rona saja. Perhatikan profilnya: batuan metamorf dengan lazurit sebagai komponen utama, yang dapat disertai sodalit biru, kalsit putih, dan pirit kuning metalik. [1] Perpaduan mineral dan warnanya memberi gambaran yang lebih kaya tentang lapis lazuli daripada sebutan "batu biru" semata.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia β Lazuardi. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29847942&title=Lazuardi (diakses 2026-10-03).